Guru Kehidupan

Marilah kita berpikir untuk menjadi lebih baik


Leave a comment

No Title

Aku tidak tahu mau dikasih judul apa tulisan ini.

Ini hanya sekedar sedikit catatan ketika Hans meninggal dunia. Hans suamiku sudah lama menderita sakit kanker darah. Seperti tulisanku sebelumnya. Pada akhirnya dia sudah tidak berdaya lagi menghadapi sakitnya, Hans menghembuskan nafas terakhirnya pada 9 Maret 2017. Sebenarnya dia tidak meninggal karena leukemianya tapi karena sakit di lambung sebagai side effect dari Thalidomide serta diet yang buruk karena selera makan yang buruk. Tapi itu adalah destinasi terakhir dari setiap orang, rahasia Ilahi yang kita tidak tahu.

Air mata kesedihanku menyaksikan seseorang menuju akhir hidupnya bukan kesedihan karena ditinggal mati, melainkan air mata kesedihan mengingat Allah. Mengingat kematian itu sendiri.

Advertisements