Guru Kehidupan

Marilah kita berpikir untuk menjadi lebih baik

I Need A Job

Leave a comment

Tahun ini usia saya bakal persis setengah abad. Sudah tua ya?. Tapi sebenarnya saya tidak merasa tua. Saya masih melakukan banyak hal yang bahkan yang muda pun belum tentu berani melakukannya. Tapi untuk mencari pekerjaan di Indonesia tidak ada lagi yang percaya untuk mempekerjakan jobseeker se-usia saya. That’s really bad.

Ya, ini sungguh berat. Terutama untuk wanita yang tiba-tiba harus menjadi single parents karena suaminya meninggal. Seperti juga terjadi pada beberapa orang teman sekolah saya di SMP, beberapa menikah dengan yang lebih tua, ada yang pasangan hidupnya lebih dulu meninggal, di usia setengah abad masih banyak wanita yang mempunyai anak yang duduk di bangku sekolah atau kuliah dan masih memerlukan support dari orang tua. Wanita yang menikah di atas 28-30 tahun saat usia 50 tahun anak-anaknya masih di bawah 20 tahun. Padahal dari program KB pemerintah masyarakat disarankan untuk tidak menikah di usia dini, setelah itu agar menjarangkan kelahiran. sehingga logikanya ketika memasuki usia 50 masih banyak yang punya anak di usia pendidikan.

Jika mendadak seseorang kehilangan suami yang menjadi tulang punggung keluarga dan seorang wanita yang semula memfokuskan kehidupannya untuk merawat keluarga ketika kemudian ingin berkarir kembali tentunya tidak mungkin jika ketersediaan lapangan pekerjaan hanya untuk usia di bawah 30 tahun seperti di Indonesia ini.

Entah kenapa di Indonesia seperti itu. Yang saya tahu keadaannya di Luar Negeri pemerintah mendorong masyarakatnya untuk terus dan tetap bekerja hingga usia pensiun. Sehingga pemerintah tidak kerepotan memberikan jaminan sosial. Make sense. Yang terjadi di Indonesia benar-benar tidak masuk akal. Sebagai orang yang punya pendidikan dan pengetahuan saya ogah ngemis jaminan sosial. Saya masih ingin bekerja. Kemana kita harus berjuang untuk ketersediaan lapangan pekerjaan untuk usia di ambang senja. Mungkin saya harus membentuk sebuah organisasi untuk memperjuangkan hal ini.

Advertisements

Author: hennybrunner

Dulu kala saya pernah sempat bercita-cita menjadi guru, mungkin sekarang saya tidak menjadi guru di sekolah tapi menjadi guru dalam kehidupan. Kalau dibaca semua, kebanyakan dari artikel-artikel yang saya tulis dalam site ini berkesan menggurui, maka anggaplah saja saya ini memang guru, Guru Kehidupan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s