Guru Kehidupan

Marilah kita berpikir untuk menjadi lebih baik

Konsep Halal dan Haram

Leave a comment

Baca di internet sebuah tulisan berita tentang pameran makanan halal. Dalam tulisan itu si wartawan menulis kutipan yang mengatakan bahwa, “Sholat dan doa kita tidak akan diterima Allah jika ada makanan yang haram di perut kita”.  Kalimat ini sungguh menggelitik saya untuk menuliskan apa yang menjadi konsep makanan halal dan haram dalam pemikiran saya. Entah kyai mana yang mengajarkan itu, atau saya kira pengutip kata-kata itu mempunyai pengertian dan konsep yang salah dalam memaknainya. Kalimat itu sungguh menyesatkan dan membodohkan publik kalau kita bicara soal makanan. Tapi kalau kita bicara persoalan harta yang halal dan haram cara mendapatkannya barulah pas. Tapi jika kita membicarakan soal jenis makanan yang kita makan tentulah kalimat itu tidak pas.

Saya bukanlah seorang ahli agama tapi saya meyakini agama saya dan mencoba menjalankan dengan sebaik-baiknya apa yang mampu saya lakukan seperti apa yang diajarkan oleh agama saya agama Islam. Dalam agama Islam kita diperintahkan untuk makan makanan yang baik-baik saja. Itu semua bukan untuk Allah tapi untuk kebaikan diri kita sendiri. Kita juga diajarkan bahwa Allah itu adalah pemilik segalanya Dia tidak meminta sedikitpun dari hambaNya, semua yang Allah perintahkan kepada umat manusia adalah semata-mata untuk kebaikan manusia. Demikian juga makanan-makanan yang dinyatakan haram untuk kita memakannya, hal ini bukanlah untuk Allah melainkan karena makanan tersebut tidak baik bagi kesehatan kita.

Kenapa daging babi itu haram untuk dimakan, mungkin rasanya enak, tapi yang enak itu belum tentu baik. Ambil sekerat daging babi, daging sapi, daging unta, daging kambing, daging ayam, ikan, berbagai macam daging, letakkan di atas meja, diamkan saja dan perhatikan manakah yang lebih cepat membusuk. Daging babi itu kalau tidak cepat-cepat mengolahnya setelah disembelih akan cepat sekali busuk, paling cepat dari semua jenis daging hewan yang biasa dimakan manusia. Karenanya menghindarinya adalah yang terbaik. Kenapa alkohol itu haram? karena dalam alkohol apalagi yang dibuat sembarangan, sering terdapat kandungan bahan methanol yang sangat berbahaya, merusak syaraf otak, dan bisa menyebabkan kebutaan. Jadi jelas sekali apa-apa yang diharamkan oleh Allah itu karena memang tidak baik untuk tubuh dan kesehatan kita.

Didalam era modern ini makanan yang tidak halal semakin banyak, bisa jadi itu tidak haram hanya saja tidak halal, tidak baik bagi kesehatan manusia. Manusia bereksperimen dengan berbagai hal dengan mengubah berbagai bahan makanan dengan teknologi. Manusia mencoba merekayasa makanan dengan menambahkan zat-zat kimia ke dalam makanan, seperti pengawet kimia, anti jamur dan sebagainya, pewarna, pemanis buatan dan lain-lain. Apa yang manusia perbuat itu bukanlah membuat makanan menjadi lebih baik untuk dimakan tapi justru memperburuk. Dan kita memakan makanan yang tidak ada manfaatnya bagi tubuh kita. Ilmu manusia itu tidak ada apa-apanya dibanding dengan ilmu Allah. Jadi sebaik-baik makanan itu ya yang se-natural mungkin seperti sayuran dan buah-buahan organik. Allah memerintahkan kita untuk memelihara binatang ternak dan menanami halaman dan kebun-kebun kita dan memakan apa-apa yang dihasilkannya.

Yang paling parah adalah apa yang terjadi di Indonesia seperti contohnya beras yang diberi pemutih. Beras yang kurang putih kurang disukai dan harganya lebih rendah maka pedagang yang jahat dan culas mengubah beras yang kurang putih dengan memberi bahan pemutih agar beras menjadi putih. Kalau mereka orang Islam sungguh mereka tidak tahu apa yang diajarkan oleh agamanya dan mereka sungguh jahat dengan membuat saudara-saudaranya sesama umat Muslim memakan makanan yang tidak halal. Bahan-bahan kimia yang untuk makanan saja kurang baik apalagi bahan kimia yang bukan untuk makanan. Bahan kimia yang bukan untuk makanan dalam akumulasi yang banyak akan merusak organ-organ dalam tubuh. Bayangkan orang yang membeli kadang tidak tahu kalau beras putih yang dibelinya ternyata mengandung pemutih. Tidak tahu bahwa mereka lama-lama akan menderita sakit karena memakan beras itu. Sungguh-sungguh mereka orang yang jahat, semoga mereka mendapatkan petunjuk.

Larangan memakan makanan haram bukanlah untuk kepentingan Allah tapi untuk kepentingan diri kita sendiri. Allah melarang kita untuk memakannya karena Dia mencintai umat Nya. Semoga tulisan konsep halal dan haram untuk makanan dari pemikiran saya ini bisa bermanfaat untuk yang membacanya, juga menghindarkan kita dari makanan-makanan yang haram dan tidak halal.

Advertisements

Author: hennybrunner

Dulu kala saya pernah sempat bercita-cita menjadi guru, mungkin sekarang saya tidak menjadi guru di sekolah tapi menjadi guru dalam kehidupan. Kalau dibaca semua, kebanyakan dari artikel-artikel yang saya tulis dalam site ini berkesan menggurui, maka anggaplah saja saya ini memang guru, Guru Kehidupan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s